Sunday, July 29, 2012

Kami Bukan Malaikat - Behind Story

Seperti biasa, tayangan setiap sahur jam 3 membuat saya terpingkal-pingkal bahkan selalu ditunggu. Saking penasarannya saya ingin tahu siapa sih penulis ceritanya kok bisa ya, kocak dan unik.


Ternyata setelah diintip, sinetron besutan MD Entertainment ini di MNC TV merupakan hasil penulis yang tidak asing lagi yaitu Hilman Hariwijaya atau dikenal dengan Hilman Lupus. Waduh pantas aja kalo begitu. Konsep ceritanya selalu unik dan heboh.

Layaknya kisah ciptaannya sebelumnya yang dulu populer dan saya panteng'in, yaitu Cinta Fitri yang di awal sesi misalnya. kalo season lanjuannya memang agak kurang serg karena ritme ceritanya terlalu panjang.

Semoga Sinetron kali ini tetap menggigit sampai endingnya. Yuks, ah kita lihat aja gimana kelanjutannya setelah tadi sahur kita baru sampai pada episode ke 10 (penasaran sampai berapa episode ya?).

Bagi yang belum tahu (ada engga ya yang engga tahu?) mungkin bisa lihat sekilas sinopsisnya yang saya ambil dari wikipedia :

Dua orang pencopet dan penipu bernama Fadil (Oka antara) dan Najib (Reza Pahlevi), nekat menyamar menjadi ustad dan tinggal di pesantren demi menemukan harta yang terkubur di sana. Mereka menggunakan identitas palsu sebagai Ustad Rasyid dan Ustad Solihin. Belum juga menemukan harta yang terpendam, Fadil malah menemukan cinta dengan seorang muslimah bernama Jihan (Donita), anak dari pemilik Pesantren itu. Sedangkan Najib malah dikejar-kejar oleh saudara Jihan yang bernama Zahra (Niken Anjani).

Perjalanan hidup mereka di pesantren tidaklah mudah karena Abbad (Ferdiyan), salah satu pengajar di Pesantren itu curiga kalau mereka adalah ustad palsu. Belum lagi ada Jaelani, orang kaya yang terpandang di desa itu. Dia ingin sekali menikahi Jihan, tetapi Jihan lebih memilih bersama Ustad Rasyid/Fadil, karena itu Jaelani sangat memusuhi Fadil. 

Fadil dan Najib juga harus menghindari Barok (Joe Project Pop), penjahat yang dendam kepada dua ustad palsu itu yang telah menggagalkan pernikahannya dengan Siti (Ayu Andriana), hingga Siti malah suka kepada Najib. Barok pasti bertambah marah jika tau kalau Ustad Rasyid dan Ustad Solihin adalah Fadil dan Najib, karena sebenarnya harta yang dikubur di pesantren itu adalah hasil rampokan Barok yang dicuri oleh Najib.
Share:

7 comments:

  1. Owalah... saya masih suka PPT mas.
    Tapientar deh nyoba nonton yg ini juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo tahu cerita dari awalnya seru loh, bang Said :D

      Delete
  2. Hahahaha
    Saya termasuk yang nggak tau.
    Selain karena TV nya ada dalam otoritas istri, saya seringnya nonton PPT atau OVJ.

    ReplyDelete
    Replies
    1. kayaknya kita senasib, Pakde. saya juga ini gara-gara kena monopoli orang rumah makanya ya pilihannya nonton ini :D

      Delete
  3. salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
    Pikiran yang positiv dan tindakan yang positiv akan membawamu pada hasil yang positiv.,.
    ditunggu kunjungan baliknya gan .,.

    ReplyDelete
  4. iyah tuh film mangtap sangat... udah deg degan nih gimana nasib si padil ma najib lo bapakna jihan ntu dah sadar dari insomnia nya.. eh insomnia apa amnesia yack... atau jangan jangan anemia... hihihi, binung ah basa basa kek gitu... lebih penasaran lagi jadi nikah nggak tuh jihan ma padil.. cckkckc seru :D

    ReplyDelete
  5. saya itu sebenarnya mau cari yang episode sebelum sebelumnya, coz penasaran bagaimana kedua rampok itu bisa terdampar di pesantren dan mengajar, bahkan dikemudian hari menjadi pimpinan pesantren, ada nggak ya yang upload??

    terima kasih

    ReplyDelete