Saturday, August 6, 2011

10 Langkah Check Up Marketing Perusahaan

Dalam dunia kesehatan, seorang dokter akan melakukan check up atau pemeriksaan rutin untuk memastikan kesehatan seseorang. Hal-hal yang diperiksa antara lain tekanan darah, kadar gula dalam darah, kadar kolesterol, kandungan zat besi dalam darah, denyut jantung dan lain-lain. Pemeriksaan tersebut berfungsi mengetahui kondisi organ tubuh dan memastikan semuanya berfungsi dengan baik dalam menjaga kebugaran tubuh untuk aktifitas sehari-hari.

Begitu juga dalam sebuah perusahaan. Sebagai pengelola UKM maupun sektor bisnis lainnya, Anda harus selalu mawas diri untuk memastikan pihak-pihak yang terlibat dalam usaha bisa bekerja secara efektif. Apa saja hal yang harus diperiksa? Phillip Kotler dalam buku The Ten Deadly Sins of Marketing: Signs and Solutions menyebutkan 10 hal utama kegiatan usaha yang harus terus dipantau.


  1. Perusahaan melakukan segmentasi pasar, memilih segmen-segmen terbaik, dan membangun posisi yang kuat di tiap-tiap segmen. Segmentasi bisa dibagi atas dasar jenis kelamin, usia, tingkat ekonomi, hobi dan banyak parameter lain yang dimiliki oleh konsumen. 
  2. Perusahaan memetakan berbagai kebutuhan dan perilaku customer, serta memotivasi para distributor untuk berfokus pada melayani dan memuaskan customer. Jika mereka dengan senang hati bersedia melayani konsumen, itu adalah salah satu nilai plus produk Anda di mata publik. 
  3. Perusahaan mengetahui siapa saja pesaing besarnya beserta kekuatan dan kelemahan mereka. Ibarat akan maju perang, mengintai kekuatan musuh adalah hal utama dalam menentukan strategi berkompetisi. 
  4. Perusahaan mencari mitra di luar para distributor kunci dan bermurah hati dalam memberikan penghargaan atau reward. Mereka juga makhluk sosial yang bisa tersentuh hatinya melalui kedekatan hubungan sosial antara pengusaha dan jaringan pengedar di bawahnya. 
  5. Perusahaan mengembangkan sistem untuk mengidentifikasi, melakukan pemeringkatan, dan memilih peluang-peluang yang terbaik. Hal ini berguna karena tidak menutup kemungkinan terciptanya back end product sebagai pendukung brand utama. 
  6. Perusahaan melaksanakan sistem perencanaan pemasaran yang mengarah pada rencana jangka pendek dan jangka panjang yang mendalam. 
  7. Perusahaan melakukan kontrol yang kuat terhadap kombinasi produk dan jasanya. Kontrol ketat dapat dilakukan dengan menciptakan sistem audit yang tepat sasaran, terpercaya dan independen dari departemen lainnya. 
  8. Perusahaan membangun brand yang kuat dengan menggunakan alat bantu komunikasi dan promosi dengan biaya efektif. Jejaring sosial di internet adalah satu diantara sekian banyak media yang dapat dimanfaatkan dalam hal ini. 
  9. Perusahaan membangun kepemimpinan pemasaran dan spirit tim di dalam semua departemennya. 
  10. Perusahaan terus-menerus menambahkan teknologi yang akan menghasilkan keunggulan kompetitif di pasar. 

Boleh jadi saat ini usaha Anda sedang mendominasi pasar, tetapi hal ini akan menjadi celaka kalau menganggap kemenangan ini akan berhasil secara permanen. Dominasi pasar bersifat sementara dan laba besar yang diperoleh satu perusahaan akan menarik perhatian para pengacau. Jika Anda tidak rajin melakukan pemeriksaan terhadap hal-hal diatas, bisa jadi usaha Anda akan mengalami mati tanpa rasa. Semoga terinspirasi!

Penulis: Agus Siswoyo
Sumber Gambar: psikologi2009.wordpress.com
Share:

2 comments:

  1. Menjadi bacaan yg menarik bg saya
    yang belum pernah masuk dunia marketing perusahaan.
     

    ReplyDelete