Friday, February 4, 2011

Seleksi Search Engine Supaya Lebih Sehat


Akhir bulan januari 2011 ini, mungkin sebuah kabar baik dari pihak google yang ditulis pada blognya yaitu telah mengubah algoritma mesin pencari dan menciptakan search engine spam untuk meningkatkan kualitas karena memang saat ini google search engine telah banyak terkontaminasi dengan postingan-postingan sampah, copy paste dan republishing tidak bertanggung jawab. Hal ini diumumkan oleh Matt Cutts, Principal Engineer Google.



Setidaknya ini adalah saatnya seleksi alam blog-blog yang bertebaran dengan SEO yang selalu di jadikan ajang tembak menembak sehingga konten / sumber yang orginal dan asli sudah seharusnya ada di atas, bukan malah sebaliknya.

Walaupun mungkin butuh proses panjang setidaknya ada tanggung jawab dari pihak google untuk membersihkan citranya, soalnya seperti kita tahu keyword "SMP" misalnya membuat kita miris dan masih banyak lagi contoh lainnya.

Pergeseran trend blogging ke sosial networking belakang ini bagi saya merupakan salah satu bagian untuk memperkecil peluang blog spam yang bertebaran lebih banyak lagi.

Keuntungan untuk para narablog sendiri ialah sekaranglah waktunya berkarya dengan konten asli dan memaksimalkan kreativitas, bukan hanya mengejar traffic semata tanpa di sertai dengan konten yang benar-benar sesuai.

Semuanya memang kembali kepada kesadaran dan niat para narablog untuk menjadikan dunia blogosphere seperti apa? dan ini bukan memvonis dan mencari siapa yang salah hanya mencoba mendukung pihak google bersih-bersih dan kita juga ikut ambil bagian di dalamnya sebagai warisan untuk generasi selanjutnya.

Nah, kalau menurut pandangan yang lainnya bagaimana?

Referensi:
problogger.net - do you republish other people’s content you’ll want to read this
mattcutts.com - algorithm change launched
googleblog.blogspot.com - google search and search engine spam
Image source: Google Images dan Google Blog
Share:

38 comments:

  1. Mas Andi, maaf OOT. Blogger dan narablog itu sama. Sama-sama orang yang mengeblog. Klo blogger itu bahasa inggris, nah narablog itu bahasa indonesianya. :D

    ReplyDelete
  2. memang sama, itu buat membedakan antara yang biasa menyebutnya pake bahasa indonesia sama english kok. hehe kesannya beda ya? :D

    ReplyDelete
  3. Iya, kesannya kedua kata itu adalah dua hal yang berbeda. Mungkin karena pakai kata "dan". Kalau kata saya sih lebih baik pakai "narablog" saja atau "blogger" saja, atau keduanya dipakai tapi pakai kata "atau" bukan "dan".

    Halah, njelimet. Dan kenapa ini jadi ngebahas kata2? =))

    ReplyDelete
  4. haha engga apa-apa lagi. namanya nulis kadang dalam prosesnya butuh editing. nah saya khan nulis langsung bikin dan editing seperlunya terkadang dalam hasilnya pasti ada luputnya. makanya biasanya butuh editor. ya blogger khan editornya pembaca :D

    Mungkin dalam penulisan yang kimi maksud memiliki kejanggalan yang memang di sengaja oleh penulisnya tapi setelah di koreksi sih kayaknya kimi benar. jadi saya coba revisi lagi. makasih ya? ;)

    ReplyDelete
  5. Saya setuju kang andi, konten yang di buat sendiri dengan unik dan khas gaya bahasa blogger akan lebih enak di baca. di bandingkan dengan konten orang lain hasil copas. Kalau copas masih dengan etika sih oke aja.
    Tapi kalau yang sekarang banyak spam blog dengan AGC saya ga suka. Cuma merusak hasil pencarian google aja.
    Semoga ke depannya jadi lebih baik.

    ReplyDelete
  6. sepakat tuh dengan google ...bahkan blog saya yang blogspot,beberapa artikel copas malah berada di posisi di atas artikel aslinya...ha..ha...
    waterpark nganjuk itu juga artikel copas,1000% hasil copas,tapi ketika mencoba keyword waterpark nganjuk,malah berada di posisi 1,artikel asli malah di bawahnya....


    btw,header blog baru ya?..sepertinya ciri khas gambar mirip dengan ciri mas Darin...

    ReplyDelete
  7. sekarang waktunya pulang eh melek orisinalitas, hidup kang ANDI! *halah²

    ReplyDelete
  8. Emang SEO penting yah...hehehhehe

    Tap harus tahu kata kunci yang tepat...

    ReplyDelete
  9. Jadi mikir dan pingin mendalami SEO hahahhaha

    ReplyDelete
  10. Saya paling sebel dengan tembak menembak SEO Mas, sering ketipu.

    ReplyDelete
  11. Ini langkah yang patut diapresiasi. Jika tidak, Google bisa tergilas oleh kehadiran social media atau microblogging seperti Twitter kalau tidak memperbaiki hasil pencariannya. Jangan seperti sekarang, blog/situs yang isinya sedot content orang lain malah dilist paling atas, sementara penyedia content aslinya malah tidak ditampilkan di list atas.

    ReplyDelete
  12. yeay ! bagus deh kalau begitu, soalnya kalo saya nyari-nyari informasi tentang pelajaran pasti yang keluar jevuska kalo gak salah itu namanya..

    ReplyDelete
  13. stuju bgt..udh waktunya menggunakan pemikiran sendiri! hiasi blog dgn konten2+tulisan yg berkualitas, otomatis traffic juga akan meningkat, dari pada sibuk copas sana-sini..

    ReplyDelete
  14. nah itu dia masalahnya.

    header memang made by kang darin :)

    ReplyDelete
  15. wah kang ade terlalu membesarkan ah. kayak lagi kampanye aja haha

    ReplyDelete
  16. SEO itu penting bagi blogger. cuma ya gitu harus bijak utamakan kualitas sebelum SEO

    ReplyDelete
  17. belajar sama mas widodo dunk dia punya jurus iblis SEO. haha

    ReplyDelete
  18. setuju...... mari dukung mbah gugel, mas. :D

    ReplyDelete
  19. copas mungkin sekarang sudah berkurang soalnya langsung kena bata sama blogger senior hehe

    ReplyDelete
  20. Search engine sehat? Browsing sambil push up 100 kali.
    Hehehe...

    ReplyDelete
  21. haha sekalian sekot jam sama backrollnya, gan 100 kali juga :D

    ReplyDelete
  22. aku sih kalo buat puisi bisa ori ...
    tapi kalo butuh artikel pendukung laen biasanya aku nyari di gugel juga (akhirnya)... eh, tapi blom sih :D

    ReplyDelete
  23. Mendengar berita ini saya termasuk salah satu yang mendukung... Ngga tahu kenapa akhir-akhir ini saya sering bertemu dengan artikel kembar, ngga cum artikelnya, gambarpun ikut sama bahkan web/blog yang kembar tersebut sama-sama muncul dihalaman pertama google... Memang google harus lebih selektif lagi, kalau bisa halaman hasil copy paste ngga usah terindeks di google :-)

    ReplyDelete
  24. kalo buat pelengkap sih engga masalah yang terpenting di beri link sumbernya, gan. :)

    cuma kalo bisa versi sendiri jangan jiplak total :D

    ReplyDelete
  25. betul, bro. ayo sindir terus si Matt Cutts biar sama-sama membantu dia juga :)

    ReplyDelete
  26. Tak tahulah, karena kita telah berani memposting yg bisa dilihat siapa saja, maka koneskuensinya adalah tulisan kita siap utk dicopy. Ya, mmg search engine menjadi alat nomor satu sumber traffik. Jadi harus bisa memilah yg berkwalitas.

    ReplyDelete
  27. yup setuju mas.. secara saya masih setia sm google..biarkan par blogger berekspresi dan tentunya berprestasi ^^

    ReplyDelete
  28. masalah copas udah jadi masalah umum cuma kalo yang copas sama yang asli malah yang copas yang di peringkat ke atas ya kasihan, mas :D

    ReplyDelete
  29. masih bingung bagaimana cara google membedakan posting copy paste, tekniknya bagaimana?

    semoga saja perubahan ini dapat dirasakan

    ReplyDelete
  30. saat ini memang masih belum maksimal mudah-mudahan dalam satu tahun ini ada hasil, kang Rio :)

    ReplyDelete